JL. Perjuangan No. 99
Kel. Margamulya Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi 17142
021-88966161
0857-82073372
humaspdamtp@gmail.com
Fax. 021-88961608

Pembangunan Bidang Air Bersih dan Sanitasi Kota Bekasi Dalam Rangka Pencapaian Target Akses Universal 2019 dan SDGs 2030

Pembangunan Bidang Air Bersih dan Sanitasi Kota Bekasi  Dalam Rangka Pencapaian Target Akses Universal 2019 dan SDGs 2030

DSC_0797Walikota Bekasi, Rahmat Effendy, dan Chief of party (COP) USAID IUWASH PLUS, Louis O’ Brien yang diwakili Deputy COP, Ibu Alifah Lestari, Pada hari ini selasa, 8 Agustus 2017 baru saja Mendatangani kerangka kerjasama program USAID IUWASH PLUS yang akan dilaksanakan Lima tahun mendukung pembangunan sektor air minum dan sanitasi kota Bekasi dalam rangka percepatan pencapaian target Akses Universal 2019 dan Sustainable Development Goals 2030.

Acara tersebut dihadiri Pemerintah Pusat, yaitu dari Bappenas, Kementrian PUPR, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Keuangan serta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan USAID Indonesia. Pada kesempatan tersebut , ibu Tri Dewi Virgiyanti, ST, MEM, selaku Direktur Perkotaan , Perumahan , dan Permukiman Bidang Pengembangan Regional Bappenas memberikan kata sambutan dan arahan tentang salah satu amanat RPJMN 2019, yaitu pembangunan dan penyediaan air minum dan sanitasi yang di arahkan untuk mewujudkan terpenuhinya  kebutuhan dasar masyarakat secara aman dan layak.

USAID IUWASH PLUS merupakan program kerjasama teknis bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung pemerintah indonesia dalam pencapaian target akses universal dan SDGs 2030 tersebut. Kota Bekasi terpilih menjadi salah satu dari lima daerah dampingan program diwilayah Jawa Barat.

Rencana Program 5 tahun ini disusun berdasarkan hasil kajian bersama terhadap permasalahan dan kondisi terkini sektor air minum dan sanitasi dan rencana kerja pemerintah daerah yang akan didukung oleh Program USAID IUWASH PLUS dan program-program dari donor/lembaga lain.

Laju perkembangan perkotaan Kota Bekasi yang terbilang sangat pesat dengan laju pertambahan penduduk mencapai lebih dari 3% per tahun memunculkan tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar warganya, termasuk dalam pelayanan air minum dan sanitasi. Cakupan pelayanan air minum aman di Kota Bekasi pada 2016 mencapai 31,44%, dimana sebanyak 19,81% dilayani oleh PDAM, 3,53% oleh SPAM komunal/masyarakat. Sedangkan cangkupan pelayanan sanitasi 2016 sebesar 75,02% yang di layani melalui sistem individual (tangki septik), IPAL komunal, dan jamban sehat. Selebihnya masih melakukan praktek Buangan Air Besar Sembarangan (BABS). Dengan gambaran tersebut, maka masih ada tantangan yang cukup besar bagi pemerintah Kota Bekasi untuk memenuhi target akses universal 100% layanan air minum yang aman dan 100% layanan sanitasi layak.

Acara Workshop Visioning Pembangunan Bidang Air Minum dan Sanitasi ini merupakan ajang untuk mendapatkan pemahaman bersama tentang kondisi dan tantangan Kota Bekasi dalam bidang tersebut dan sekaligus Menyatukan komitmen antara Pemerintah Kota dan DPRD untuk memberikan dukungan kebijakan dan prioritas anggaran bagi program dan kegiatan yang mempercepat pencapaian target tersebut diatas.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *